Tuesday, March 1, 2011

Kehidupan SMA part 2

Masa Orientasi Siswa aku jalani pada pertengahan Juli tahun 2008. Sudah menjadi berita basi, MOS, identik dengan perpeloncoan. Aku dikelompokkan di kelas X.7.Yah, sudah bisa ditebak, anak-anak baru mendapat banyak tekanan di sana-sini dari senior (kakak kelas). Tugas-tugas yang tidak mudah harus serta merta dikerjakan (buang-buang waktu saja menurutku).

Awalnya, kami dihadapkan pada 4 orang kakak kelas yang "berpangkat" sebagai "Mitra". Mereka bertugas sebagai pendamping, dan pemberi tugas peserta MOS. "Biasa saja" pikirku dalam hati.
Namun beberapa saat kemudian,datang serombongan "orang-orang mabuk" yang menyebut diri mereka sabagai "Mitra Penegas". Mereka bertugas untuk mengingatkan kami untuk mengerjakan tugas-tugas kami. Hahaha, yang ini rada bikin ngeri juga --"
Setelahnya, datang "Panitia Inti" dan disusul "Senat" yang menurutku lumayan friendly.

Hmmm, yang paling aku inget disini, bahwa kelas MOS ku ini sering dapet masalah (haha). Kelasku sempat di"serbu" sama senior sih (gara gara nakal, walopun sampe sekarang aku ga ngerti salah apa).

Entah kenapa, keadaan jadi serba salah. Hmm suatu ketika, kami peserta MOS telah mengumpulkan tugas tugas yang diberikan Mitra. Beberapa saat kemudian (mungkin 1 atau 2 jam kemudian), Mitra Penegas mendatangi kelasku. Mereka 2 orang, namanya mbak Ria plus mas Andhika, ngamuk ngamuk, soalnya hasil pekerjaan peserta tidak seperti prosedur yang diberikan sebelumnya. "Apa apaan nih!!" kata mbak Ria sambil mbanting salah satu hasil tugas. EH! Itu punyaku! pikirku dalam hati. Tanpa sadar aku (dengan suara agak keras dan nada menggerutu) berkata "Udah mbikin susah susah, dibanting lagi!"
Mbak Ria langsung diem. Tapi dalam hati aku juga "ndredeg" hahaha asem keceplosan. Ya memang sih, sebenernya aku males mbikin dan hasilnya juga "agak" asal-asalan, tapi ya masak dibanting --" . Dan beberapa saat setelahnya Mitra Penegas keluar dari kelasku. Yep, akhirnya "setan-setan"nya out juga dari kelas..

No comments:

Post a Comment